Perkuat Pengawasan, Bawaslu Lombok Tengah dan PDB Bangun Sinergi Demokrasi
LOMBOK TENGAH — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah menyambut baik inisiatif Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) untuk berkolaborasi dalam pengawasan demokrasi partisipatif . Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan proses pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di daerah tersebut.
Audiensi tersebut berlangsung di Sekretariat Bawaslu Lombok Tengah pada Senin, 6 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kedua lembaga untuk membangun kesadaran demokrasi yang lebih luas di tengah masyarakat.
Ketua PDB Lombok Tengah, Ahmad Rodi, memperkenalkan visi organisasinya yang fokus pada penguatan nilai-nilai demokrasi. Ia berharap PDB dapat menjadi mitra strategis Bawaslu, terutama dalam pemantauan pemilu dan pendidikan politik.
“Kami ingin PDB ikut mendorong demokrasi yang bersih dan berintegritas di Lombok Tengah,” ujar Ahmad Rodi.
Ketua Bawaslu Lombok Tengah , Lalu Fauzan Hadi, menyebutkan adanya pembukaan ruang kerja sama bagi seluruh elemen masyarakat sipil. Menurutnya, partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pengawasan. PDB nantinya akan terlibat dalam berbagai agenda setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Lombok Tengah, Baiq Husnawati, mengingatkan pentingnya perlindungan hak-hak perempuan. Ia berharap PDB konsisten mengawali isu ini dan tetap solid dalam menjalankannya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Usman Faesal, menaruh harapan besar agar PDB menjadi garda terdepan informasi. PDB diharapkan mampu mendeteksi potensi pelanggaran di lapangan agar pencegahan dapat dilakukan lebih dini.
Sinergi antara Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) dan lembaga pengawas menjadi fondasi penting bagi kualitas demokrasi di Lombok Tengah. Melalui komunikasi yang intens, kedua pihak berkomitmen menjaga martabat pemilu demi kepentingan masyarakat luas.
editor's pick
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua

